Dia Bilang; Padaku di suatu sore yang tak ku ingat harinya.
..
"Impianku jauh lebih penting". Katanya angkuh sambil menatap mata cokelatku yang bening.
"Kalau begitu jangan hiraukan aku lagi.." Aku balik menatap matanya yang hitam pekat. Aku tau, beberapa hari lagi mata itu akan lama tak terlihat. Negara dipecahan benua Eropa akan menemani mata hitamnya itu.
" Jangan Cemaskan aku.. " Ku keluarkan semua tenaga yang ada, agar tampak kuat didepannya. padahal, mata cokelatku sudah melepuh. hampir sesak dengan air mata yang ingin keluar.
" Good Bye Mata Cokelatku.." Ia mencium keningku. Lama sekali. Hingga kudengar detak jantungnya yang melambat, dadanya yang hangat, dan wangi tubuhnya yang has.
To Be Continue...
Langganan:
Postingan (Atom)









